Materi
Pembelajaran Kelas 6
Tema
5 : Wirausaha
Sub
Tema 1 : Kerjakeras Berbuah Kesuksesan
Pembelajaran 1
Materi IPS
Pengalaman Belajar dari Negara-Negara ASEAN
Hari ini merupakan hari yang
penting bagi Udin, Edo, Beni, Siti, Dayu, Lani, dan teman sekelasnya. Mereka
akan berkunjung ke pameran budaya ASEAN yang diselenggarakan oleh Sekretariat
ASEAN yang terletak di Jakarta. Wah, tidak sabar rasanya Udin dan teman-teman
ingin sampai di sana. Kebetulan saat ini mereka juga sedang belajar mengenai
negara-negara tetangga. Mereka ingin sekali melihat bukti dari yang mereka
pelajari. Sesampai di arena pameran, Udin dan teman-temannya dibagi menjadi beberapa
kelompok. Pameran diikuti oleh sepuluh negara anggota ASEAN. Masing-masing
anjungan tampil menarik dengan ciri khas tiap negara. Anjungan Indonesia tampil
dengan ciri khas rumah Toraja yang unik dan menarik. Terdapat juga anjungan khusus
yang dikelola oleh sekretariat ASEAN. Udin menghabiskan banyak waktu di
anjungan ini. Anjungan ini menampilkan berbagai informasi tentang peranan ASEAN
dalam mengembangkan wirausaha kecil. Anjungan ini juga menampilkan berbagai produk
wirausaha dari tiap negara. Berbagai produk kreatif ada di sana. Ada jaket
kulit dari pengrajin negara Indonesia, ada manisan buah Thailand dalam kemasan
kaleng, ada alat penyeduh kopi klasik Vietnam, serta ada pula aplikasi
agribisnis yang dikembangkan oleh pemuda Indonesia untuk menghubungkan petani
dan konsumen.
Edo terkesan dengan berbagai
makanan khas. Memang, Edo selalu tertarik dengan makanan dari berbagai daerah.
Ada singkong santan khas Thailand, ada Pho dari Vietnam, ada Larb dari Laos,
dan masih banyak makanan lain yang namanya pun baru Edo ketahui. Makanan khas
tiap negara menunjukkan ciri khas sumber daya alamnya. Beni tertarik dengan
anjungan Negara Brunei yang menampilkan Wayang Asik khas negaranya. Wayang ini popular
sekitar tahun 1960-an di Kampung Ayer,
di tepi Sungai Brunei. Saat ini,
Brunei berusaha mengembangkan kembali minat masyarakatnya untuk mempelajari Wayang
Asik karena popularitasnya mulai turun sejak masuknya berbagai budaya asing.
Hal yang menarik bagi Beni adalah melihat inovasi yang dilakukan anjungan Brunei
untuk memperkenalkan Wayang Asik. Berbeda dengan wayang Indonesia, yang
menampilkan sosok legendaries dunia pewayangan, Wayang Asik ini menampilkan
sosok tokoh manusia dalam bentuk kecil. Tinggi wayang
hanya sekitar delapan hingga
sepuluh cm. Wayang ini dibuat dari kertas tebal dengan pegangan dari kayu. Jawab
pertanyaan berikut berdasarkan teks. Mengapa hari ini merupakan hari yang
penting bagi Udin dan kawan-kawan? Apa yang dapat dipelajari dari anjungan
khusus yang dikelola oleh secretariat ASEAN?
Apa pengalaman belajar yang
diperoleh Edo? Udin dan teman-teman juga mengikuti aneka lomba yang diadakan
oleh beberapa anjungan. Sebelum mengikuti lomba, mereka harus mengisiformulir
pendaftaran. Hadiahnya? Tentu saja cendera mata khas dari negara tersebut. Menyaksikan
pameran budaya ASEAN memberi Udin dan teman-teman pengalaman belajar yang
berharga. Kini pengetahuan mereka semakin kaya. Pengetahuan dari penjelasan
guru, dari buku yang dibaca, serta menyaksikan langsung ragam karya dan budaya
yang ditampilkan tiap negara ASEAN. Negara-negara
yang tergabung dalam ASEAN mempunyai potensi masingmasing, mulai dari sumber daya alamnya hingga sumber daya
manusianya. Bagaimana peranan dan posisi
Indonesia dalam kancah perekonomian ASEAN? Bagaimana
peranan dunia usaha? Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.
Kamu akan mencari informasi secara berkelompok tentang kerja sama ekonomi antarnegara ASEAN, khususnya tentang posisi dan
peranan Indonesia.
Materi IPA
Magnet
Kutub-Kutub
Magnet
Semua magnet mempunyai ciri-ciri tertentu.
Setiap magnet memiliki dua tempat yang gaya magnetnya sangat kuat. Daerah ini
disebut kutub magnet. Ada dua kutub magnet, yaitu kutub utara (U) dan kutub
selatan (S). Sering kita menjumpai magnet yang bertuliskan N dan S. N merupakan
kutub utara magnet itu (singkatan dari North
yang berarti Utara), sedangkan S kutub selatannya
(singkatan dari South yang berarti selatan). Magnet dapat berada dalam berbagai bentuk
dan ukuran. Bentuk yang paling sederhana berupa batang lurus. Selain itu, ada
juga magnet yang berbentuk tapal kuda (ladam) dan jarum. Pada bentuk-bentuk
ini, kutub magnet berada pada ujung-ujung magnet tersebut.
Materin Bahasa Indonesia
Formulir







0 komentar:
Posting Komentar